PUISI "Selamat Tinggal"
Seakan berdiri disudut kapal.
Melawan arah angin.
Lembaran-lembaran kisah.
Satu persatu direnggut, Angin.
Terbang jauh tertinggal, tak ada yang bersisa.
Selamat tinggal.
Mata terpejam.
Terasa.
Angin lembut membelai wajah.
Saat mata terbuka.
Hamparan birunya lautan.
Penuh harapan.
Senyuman termanis,
Untukmu masa depan.
Batam 27 November 2014
By Maiyade Laila Yane
Melawan arah angin.
Lembaran-lembaran kisah.
Satu persatu direnggut, Angin.
Terbang jauh tertinggal, tak ada yang bersisa.
Selamat tinggal.
Mata terpejam.
Terasa.
Angin lembut membelai wajah.
Saat mata terbuka.
Hamparan birunya lautan.
Penuh harapan.
Senyuman termanis,
Untukmu masa depan.
Batam 27 November 2014
By Maiyade Laila Yane

0 komentar :
Posting Komentar