2017

Minggu, 13 Agustus 2017

Terbantu



Alhamdulillah kehamilan kedua memasuki usia 32 minggu. Ternyata Saya cukup deg-degan untuk yang kedua ini. Mungkin karna sudah tau apa yang akan dihadapi, bakalan sesakit apa, jadinya agak grogi.

Dianak pertama mah optimis banget. Nga takut, ya iyalah wong belum pernah ngalamin hehe...

Sepanjang kehamilan alhamdulillah sehat, jauh lebih ringan. Berkat pertolongan Allah semua berasa mudah. Meskipun beberapa waktu terakhir sering mengakami kaki kram dimalam hari. Tapi nga papa. Semuanya nikmat meski tengah malam teriak-teriak kesakitan hihi.

Dan Habib, usianya masih 1 tahun 3 bulan. Sepanjang usia itu pula Habib tidak pernah merepotkan Saya. Tak henti-hentinya bersyukur melihat Habib yang anteng, ceria dan tumbuh cerdas.

Sejak usia pas 1 tahun Habib sudah bisa jalan. Jadi sekarang jalannya jauh lebih lancar. Saya yang hamil besar tidak khawatir kalau ngajak Habib main. Sebab tidak perlu terlalu lama digendong.

Hamil makin tua makin berat, terutama dimalam hari. Dan Habib sangat membantu. Beberapa waktu terakhir Habib tidak pernah lagi nyusu dimalam hari kecuali sebelum tidur. Habib tidur pulas sampai subuh. Saya sangat terbantu, tidak harus repot membuatkannya susu. 

Habib memang sudah banyak makan nasi. Mungkin ini yang membuatnya tidak minta susu dimalam hari. Soal makanan, Saya sengaja tidak memberi pantangan apapun kepada Habib.

Alhamdulillah Habib suka makan. Apapun yang kami makan, Habib ikut makan. Tetap dalam porsinya dia. Yang penting homemade. 

Dan juga buah, Saya sengaja membiasakan Habib memakan segala macam buah agar konsumsi vitaminnya cukup sehingga daya tahan tubuhnya kuat. 

Diusia 1 tahun 3 bulan, Habib terlihat cerdas. Sesekali Habib sudah mengerti membuang sampah ditong sampah (kadang yang bukan sampah pun dibuang). Kemarin saat bermain dihalaman rumah. Tiba-tiba Habib membuang kresek ke selokan. 

"Habib, buang sampahnya disini nak...." kata saya sambil menunjuk tong sampah.

Eh nga disangka Habib masuk ke selokan (dangkal n kering) lalu mengambil kresek itu dan memasukkannya ke dalam tong sampah di halaman rumah. Masyaallah...

Semoga Habib bantu ummi tidak hanya saat hamil yah....tapi juga nanti setelah punya adek. Semoga selalu tumbuh sholih, cerdas dan mandiri. 





Jumat, 11 Agustus 2017

Dagang di Medsos, Ups


Zaman memang sudah lama berubah. Diera digital begini, butuh apa tinggal geser jempol selesai. Yang dibutuhkan nanti datang sendiri kerumah. Enak.

Banyak pegiat bisnis memanfaatkan kecanggihan zaman. Bisnis On-line. Promo dimedsos, ada yang tertarik, tanya-tanya, order, transfer, barang datang kerumah.

Kadang modal nol. Penghasilan lumayan bisa buat nambah-nambah uang pulsa hihi.

Nah, saya termasuk yang tertarik bisnis on-line. Latar belakangnya suka jualan, dah gitu aja. 

Ngeliat temen-temen gelar dagangan awakpun gatel nak gelar lapak. Padahal kadang untungnya cuma dapat capeknya aja alias tipis. Tapi yang namanya suka tetap aja senang.

Berbagai medsos dimanfaatkan. Mulai dari IG, BBM, FB.

Hmm nah khusus untuk promo via FB jujur kadang setengah hati. Rasanya mengganggu kenyamanan teman-teman di FB alias nyemak. Jarang banget nge-tag, malahan nga pernah. 

Entah kenapa hari ini promosi dan nge-tag teman yang sebelumnya sudah ditimbang-timbang nga bakalan komplein. Beliau di-tag karena tulus ngasih rekomendasi sebab barang yang saya tawarkan dijamin sangat memuaskan.

Ternyata ada yang KOMPLEIN dikolom komentar. Nyesss...yang ditakuti terjadi. Ada yang terganggu dengan niat saya.

Saya langsung minta maaf dan delete-tag nama beliau. Menyesal dan merasa bersalah.

Sayang, beliau menegur tidak via INBOX wkwk (pelajaran buat saya tentang adab menegur saudara).

Saya pribadi sengaja mengatur setingan FB agar siapapun yang tag tentang apapun tidak langsung muncul nyampah diwall.

Hanya sampai dinotification dan alhamdulillah tidak mengganggu saya. Saya bebas memilih apa yang ingin dan tidak ingin saya tampilkan. 

Dan buanyak yang tag dagangan. Salah satu ikhtiar teman-teman dalam menjemput rezekinya yang kadang mungkin melanggar adab. Tapi saya maklum. Ditag, dijoin kegrup, diBC dan lain-lain. Banyak cara bijak yang bisa dilakukan jika tidak suka. Yang penting saling mendoakan semoga rezeki lancar heheh...

Hari inipun ditegur saya sangat maklum. Pembelajaran heheh...



Rabu, 26 Juli 2017

ke-YAKIN-an


Saya sering bertanya kepada suami "Apakah uda takut....".

Alhamdulillah jawabnya "Tidak, saya sudah terbiasa hidup susah..."

Hihi saya senyum-senyum, agak gimana gitu. Jawabannya ambigu. Antara meyakinkan dengan tersinggung 😂

Percakapan diatas tentang ke-yakin-an akan rezeki. Banyak yang menyayangkan sebuah keputusan yang akan kami ambil (padahal masih akan....).

Melepaskan yang pasti dan bergantung pada ketidakpastian demi anak hiwhiw.

"yakin mo resign? kan udah permanen..."
"suamimu kan masih kontrak....bla bla..."

Yakin bahwa Allah sang maha pemberi rezeki. Selagi nyawa masih dikandung badan rezeki akan hadir menghampiri setiap jengkal ikhtiar yang telah diusahakan.

Sebagaimana kisah cicak-cicak didinding, datang seekor nyamuk langsung ditangkap. Nyamuk yang begitu lincah bisa ditangkap oleh cicak. Lewat takdir ia DIDATANGKAN.

Dan anak adalah harta paling berharga. Adakah yang lebih berharga dari anak?. Demi anak. Demi anak. Demi anak agar bisa dibersamai Ibunya sepanjang waktu.

Selamat beraktifitas 😊


Kamis, 06 Juli 2017

Pemuda Gagal


Saya penggemar instagram. Suka buka IG sekedar liat-liat foto yang kebanyakan didominasi foto dagangan orang hahah... 

Sebagiannya ada juga akun inspirasi. Beberapa waktu yang lalu akun @nikahasik memposting sebuah gambar tentang pemuda yang menyayat nadinya sendiri.

Foto itu dilengkapi dengan caption menggunakan bahasa remaja alay lengkap dengan penulisan ala anak alay. Pemuda patah hati (waduh).

Saya teringat beberapa tahun yang lalu, dua orang pemuda (wajah cukup cakep) dikampung saya memilih mengakhiri hidupnya karna patah hati ditinggal pacar. Mereka gantung diri. Na'udzubillah min dzalik.

Pemuda kurang piknik menurut saya. Kata orang piknik bukan berarti harus jalan-jalan ya. Kurang piknik maksud saya kurang dekat sama penciptaNya. Nga kenal sama Tuhannya, bahkan sama dirinya sendiri.

Memang kalau dilihat dari kedua pemuda dikampung saya itu memiliki latar belakang keluarga yang brokenhome. Kurang kasih sayang & perhatian (sepertinya). Rumah tangga orang tua yang berantakan sehingga tidak mendapatkan didikan yang layak.

Sehingga terbentuk jiwa yang rapuh. Jiwa miskin yang tidak kenal dengan Rabbnya. Saat ada yang memberikan cinta & kasih sayang (pacar red.) seolah itulah cinta satu-satunya didunia ini. Takut kehilangan.

Dan syaithan bebas mengobrak-abrik jiwa pemuda yang kosong seperti ini. Jiwa kesepian yang jauh dari Allah. Lemah, rapuh dan lahirlah pemuda-pemuda alay bin lebay. Pemuda yang jangankan ngomongin masa depan dan negara, ngomongin dirinya sendiri aja nga mudeng.

Padahal pemuda itu agen of change. Yang bakalan jadi pemimpin dimasa depan. Lah gimana mo jadi pemimpin klo masih muda udah mengakhiri hidupnya ckck...

Berawal dari tanggungjawab didalam rumah tangga. Menjaga dan membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi pemuda yang berkualitas. Pemuda harapan bangsa yang berjiwa kuat jauh dari sifat alay.

Pemuda yang mengenal dirinya, mengenal tuhannya. Tau tujuan hidup, tau bagaimana hidup. Pemuda sukses bukan pemuda gagal.

Tiba-tiba sebagai istri & ibu Saya ingat anak-anak saya. Apa yang saya berikan akan menjadi nutrisi pertumbuhan jiwanya. Tidak ada tempat berlindung dan memohon pertolongan selain kepada Allah.

Dan (kita) siapa saja yang saat ini berstatus remaja atau pemuda, yukk open mind. Buka fikiran. Banyak-banyak belajar terutama belajar agama. Baca buku-buku yang memberikan nilai positif. Selektiflah dalam bergaul dan bersahabat.

Andaipun takdir memberikan kita keluarga yang tidak harmonis, pun bukan tidak bisa bangkit dan memiliki hidup yang lebih baik. Tidak akan ada yang merubah kehidupan suatu kaum kecuali mereka sendiri yang merubahnya (kata Allah). Jadi kudu usaha.

Agar kita tidak menjadi pemuda alay, pemuda gagal. Allah nga tanggung-tanggung loo memberikan reward bagi pemuda yang sholeh diusia muda.

Pemuda yang menghabiskan waktu mudanya untuk beribadah kepada Allah akan Allah masukkan ke dalam syurga tanpa hisab (semoga nga salah).

Nah loh...mantap kan 😋

Duhhh urut dada liat gambarnya.




Kamis, 29 Juni 2017

Cerita Sholat Ied Bawa Bayi



Taqobbalallahu minna wa minkum...Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H

Hari raya adalah hari berbahagia. Semua wajah dianjurkan ceria. Pagi hari dihari raya kita dianjurkan untuk mandi, memakai pakaian terbaik, makan, lalu berangkat menuju tempat sholat ied sembari mengucapkan takbir, tahmid, tasbih memuji keagungan Allah.

Beramai-ramai keluar dari rumah untuk melakukan sholat ied, mendengarkan khutbah, kemudian dengan gembira saling mengucapkan tahniah taqobbalallahu minna wa minkum....

Hari raya masa untuk kita bersilaturrahmi, saling mengunjungi, menghidangkan berbagai macam makanan istimewa.

Hari raya masa kita berkumpul sanak saudara. Yang jauh pulang kampung. Kalaupun tidak pulang, wajib silaturrahmi via telfon. 

Pernak pernik mudik beserta agenda mengunjungi tempat-tempat wisata ada dimasa lebaran.

Yeee lebaran kali ini alhamdulillah tidak pulang kampung. Tetap bahagia insyaallah.

Moment terindah adalah saat pertama kali hadir sholat ied bersama bayi 13 bln.

Dari awal sudah suudzon sama Habib. Melihat betapa aktifnya dia, Saya bersiap-siap untuk sekedar meramaikan aja alias tidak ikut sholat. Takut ntar Habib lari kemana-mana.

Tapi subhanallah diluar dugaan. Rupanya nyampe tempat sholat Habib anteng-anteng wae sibuk merhatiin orang-orang yang rame dan cantik-cantik hehe...

Berbekal sepotong biskuit ditangannya akhirnya Saya coba ikut sholat. Disaat rakaat kedua tiba-tiba Habib bangkit dan berjalan ke sajadah ibu-ibu disebelah. Habib mengambil tas beliau dan kebetulan tidak diresleting.

Alhasil tas berhasil diobok-obok, HP dikeluarkan dan di banting-banting (klo HP emaknya nga masalah, ini mah HP orang lai n). Sambil nyengir hingga sholat usai.

Jelas Saya tidak khusyu'. Soalnya masih ada satu rakaat lagi. Sholat sambil tarik nafas, mata kode-kode Habib. Saya agak tegang takut HP nya rusak.

Innalillah....untuk pertamakalinya begini. Habis sholat buru-buru minta maaf sama si Ibu. Alhamdulillah dimaafkan.

Belum lagi moment sebelumnya saat Habib tiba-tiba berdiri jalan pelan menuju sepotong biskuit kotor diatas tanah yang sedikit basah. Biskuit kotor itu diambil dan Saya tau akan dimakan. Sayapun reflek bergerak dan mengambil biskuit kotor yang hendak dimakan. 

Entahlah, sholat ied Saya antara ada dan tiada hehe....


Kamis, 22 Juni 2017

Rezeki Tak Terduga.


Dibanyak kesempatan, Saya menyaksikan topik yang paling banyak dibicarakan disela-sela jam luang di tempat kerja adalah tentang bagaimana memiliki inventaris (harta) seperti rumah, mobil dan motor.

Yang dibicarakan adalah tentang type apa, berapa harga, berapa DP (uang muka), jangka waktu berapa lama, persentase bunga berapa, cicilan perbulan berapa. 

Sementara saya hanya menjadi tukang kuping di sudut ruangan yang sepi dikeramaian (halah).

Memang pembelian inventaris sejenis rumah, mobil & motor sebagian besar rakyat indonesia baru bisa mendapatkannya dengan cara kredit melalui fasilitas bank-bank yang ada. 

Pun yang mampu memiliki secara cash tetap memilih menggunakan fasilitas kredit dan uangnya dipakai untuk urusan yang lain.

Lalu apa menariknya membicarakan kredit? Lha memangnya siapa yang mau ngomongin transaksi kredit hehe....

Saya memang tidak akan membicarakan tentang transaksi kredit via fasilitas bank, apalagi tatacara plus keuntungannya (karna setau saya cuma ada ruginya hihi).

Atau membicarakan soal kredit berbunga yang menurut syariat islam adalah riba juga nga bakalan saya bahas detail karna bukan kapasitas Saya (meski saya meyakini hal ini).

Tetapi ditulisan ini Saya cuma mau berbagi pengalaman hidup, tapi sayang pendahuluannya kepanjangan. Maklum belum lihai nulis hehe.

Sejak menikah, saya dan suami punya misi untuk membangun rumah tangga tanpa riba (doakan yah misi ini lancar jaya hingga maut menjemput kami berdua). Mau beli apa saja diusahakan cash (sesuatu yang jelas akan berat sekali).

Mungkin akan ada suatu saat via kredit tapi tanpa bunga (kredit berbunga menurut syariat islam adalah riba). Murni transaksi kredit, harga sekian akan dicicil sekian kali. Nga ada denda jika terlambat bayar cicilan dan aturan lainnya yang tidak melanggar syariat.

Ada nga ya? Insyaallah nanti bakalan ada. Optimis.

Lalu? lalu ya gitu deh. Selama menikah mungkin akan menjadi kontraktor sejati hihi (meski slip gaji klo dikasih ke bank kayaknya bakalan lolos ambil rumah kredit).

Ya namanya juga pilihan, meski orang ngeliatnya pahit nga papa asal Allah suka dan yang penting kita yang menjalaninya happy.

Atau motor klo belum ada ya disewa. Atau lain-lain selagi bisa pinjem, pinjem aja dulu. Intinya mah siap sedia hidup apa adanya. No gengsi.

Ternyata masyaAllah indahnya hidup tanpa hutang (baru ngerasain). Klo telat gajian cuma perlu mikirin gimana cara beli susu anak. 

Nga perlu pusing mikirin cicilan ini itu yang telat bayar bakalan kena denda. Gaji dengan angka sekian itu Alhamdulillah berasa banyak. Jika ada sisa, semangat untuk ditabung.

Ntar giliran yang lain bicara renovasi rumah, kita mah tetap menjadi pendengar setia hehe.

Inilah pilihan. Pilihan karena sebuah keyakinan berharap barokah dan keridhoan Allah SWT dalam hidup yang sementara dan fana ini.

Belajar untuk bertaqwa (masih dan akan selalu belajar). Mencoba untuk qona'ah. Mensyukuri apa yang ada yang penting Allah ridho.

Dan janji Allah akan selamanya benar. Bahwa Allah akan berikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka bagi hambanya yang bertaqwa. Yang dengan senang hati menjalankan perintahNya dan dengan sabar meninggalkan larangannya. 

Silahkan untuk lebih detail bisa baca artikel berikut https://almanhaj.or.id/990-t-a-q-w-a.html


Yakinlah, kemudahan demi kemudahan benar-benar Allah berikan jika taqwa memang menjadi pilihan. Dan yang pasti dada terasa lapang (pokoknya lebih lapang dari lapangan bola hehe). 

Hidup tenang. Dan saat Allah memberikan kita rezeki yang tidak disangka-sangka itu, rasa syukurnya luar biasa. Dahsyat.

Bahagia sekali ketika mendapati ada teman memilih jalan yang sama. Sebagian sudah terlanjur basah dan berniat untuk segera melunasi hutang-hutangnya (bahkan ada yang sudah melunasinya).

Saya yakin itu semua pasti sabgat berat,bukan sesuatu yang mudah. Tapi jika semua karena Allah maka akan ringan. Kemudahan itu pasti Allah datangkan bersama kesungguhan. 

Dan terakhir, semoga tulisan curhat-curhatan ini bermanfaat. Hidup adalah pilihan. Selamat memilih.








Jumat, 16 Juni 2017

Bayi sang Kaset Kosong


Sejak Habib genap satu tahun 21 Mei yang lalu, Saya agak sering tercenung. Amanah Allah yang luar biasa ini adalah kaset kosong yang harus kami (orang tuanya) isi.

Mengisi dan kelak akan mempertanggungjawabkan setiap isi yang kami berikan dihadapan Allah Sang empunya titipan.

Ya, Habib adalah kaset kosong. Sekali tergores langsung direkam. Dengan sangat cepat tanpa filter sama sekali. Ya, tanpa filter.

Ada banyak anak diluar sana yang membuat orang terkagum-kagum dengan talent yang diperlihatkannya. Kadang diyoutube kita temukan masih balita sudah lihai dancer atau melakuan kecerdasan lainnya.

Dan ada juga yg masih dibawah 5 thn sudah punya banyak hafalan Al-quran.

Bayi ataupun balita adalah kaset kosong yang sangat mudah merekam. Sekali diajarkan langsung lengket. Bahkan yang tidak sengaja kita ajarkanpun bisa langsung direkam (kebiasaan kita sehari-hari misalnya).

Apalagi sesuatu yang diberikan itu dilatih terus menerus secara berulang. Tidak tertutup kemungkinan lihai. Lihai mengahafal al-quran, lihai bernyanyi, lihai menari dan lain sebagainya.


Nah, inilah yang membuat Saya tercenung. Apa saja yang sudah kami goreskan di memori Habib satu tahun belakangan. Adakah yang baik-baik. Bisakah kelak kami pertanggungjawabkan dihadapan Allah Sang Pemilik?.

"Habib sudah sholat?" saya coba memancing. Ternyata responnya luar biasa, Habib menunjuk sajadah, kode minta diambilkan. 

Lalu saya bantu bentangkan dan perlahan dengan jalan yang masih belum kokoh Habib berdiri diatas sajadah kemudian Habib melakukan gerakan naik turun (jongkok lalu berdiri) sambil tertawa. Masyaallah.

Untuk pertamakalinya Habib menyaksikan Saya menggosok gigi. Tanpa disangka besoknya saat Saya mandikan, Habib melihat sikat gigi dan memintanya. Lalu saya berikan dan masyaallah langsung dibawa kemulut. Beliau gosok gigi rupanya. Padahal sengaja belum saya ajarkan mengingat giginya masih dua biji.

Dan banyak lagi hal lain yang kadang memang tidak Saya ajarkan dengan sengaja tapi Habib langsung meniru. 

Saya menjadi takut, takut tidak memperlihatkan hal-hal yang baik dihadapannya. Dan Saya semakin sadar bahwa mulai detik ini juga Saya harus selalu berhati-hati dalam bersikap dihadapannya. Saya harus selalu sadar bahwa Habib sedang merekam segalanya.

Rabu, 14 Juni 2017

Lebaran & Kue


Ooww lebaran sebentar lagi. Ini waktu tersibuknya emak-emak. Mulai dari persiapan baju lebaran satu keluarga, aksesoris rumah (terutama ruang tamu), menu utama lebaran dan kue-kue cemilan yang akan menghiasi meja-meja tamu mereka.


Kali ini pengen curhat soal makanan & kue lebaran. Saat masih single mah cuek aja soal kue lebaran. Tiba-tiba udah ada aja karna Ibuk yang nyiapin 😀.

Kue lebarannya dimasak sendiri, jarang ada yang dibeli jadi. 

Nah, dua tahun terakhir persisnya sejak berumah tangga Saya harus sibuk mengurus yang satu ini, mau nga mau.

Memutuskan apa menu utama saat lebaran. Saya harus memikirkan toples mau diisi kue apa?.

Disaat seperti ini saya merasa sangat menyesal dan kesal sama diri sendiri. Kenapa Saya tidak bisa memasak?. Apalagi dalam hal memasak kue.

Dua tahun menikah Saya masih belum PeDe dengan masakan sendiri. Kata suami rasanya berubah-ubah (emang power ranger) hihi....

Jadi, dengan sangat terpaksa semua harus saya beli jadi hikss. Menu yang disuguhin yang praktis aja.

Disaat kondisi seperti ini biaya lebaran berasa mahal (untung ada THR 😆). Klo mau kue dengan rasa yang memuaskan harus siap merogoh kantong lebih banyak. Harganya aduhai (terpaksa beli serba sedikit hihi).

Alangkah lebih hemat kalau bisa masak kue lebaran sendiri. Meski agak sibuk tapi disitu sensasi lebarannya.

Disaat emak-emak sibuk memasak kue, satu keluarga merasakan aura lebaran. Dan dari segi rasa biasanya juga lebih enak karna bahan pasti dipilih yang terbaik soalnya untuk konsumsi pribadi (tidak jarang kue yang dibeli kurang cocok dilidah).

So, bagi perempuan punya keahlian itu penting (terutama keahlian tetek bengek rumah tangga). Inilah PeEr besar saya 😊




Minggu, 28 Mei 2017

Puasa Saat Hamil Trisemester 2


Alhamdulillah, Ramadhan kali ini sedang hamil 20 minggu. Trisemester 2, fase ternyaman sepanjang kehamilan. Sejauh ini belum ada keluhan sehingga memutuskan akan berpuasa full jika Allah mengizinkan.

Semangat puasa kali ini sebenarnya lebih kepada melepas rindu, karena taun lalu dalam keadaan nifas hehe, nga dapat berpuasa sama sekali.

Dan ini sudah hari ketiga berpuasa. Alhamdulillah kuat walaupun dihari pertama sempat agak pusing. Tapi masih dalam taraf belum mengkhawatirkan.

Untuk berjaga-jaga agar tidak lemas pada saat puasa (mengingat Saya lagi hamil), Saya selama tiga hari ini bersantap sahur ditemani segelas air rendaman kurma yang diblender.

Rendaman air kurma ini infused water kesukaan Rasulullah yang dikenal dengan nabidz.

7 butir kurma yang telah dibuang bijinya di rendam ke dalam dua gelas air yang disimpan dalam wadah tertutup dan dibiarkan selama min 8 jam. Boleh ditarok di dalam kulkas atau suhu ruangan. Setelah 8 jam diblender dan diminum deh. Hmmm segerr.. 

Diresep lain mereka tambahkan susu UHT. Saya belum coba karna direferesi lain disebutkan bahwa secara thibbun nabawi nabidz tidak baik dicampur susu.

Menurut beberapa sumber berikut khasiat air nabidz.

1. Sebagai pemulih tenaga.
2. Menetralisir kolesterol jahat di dalam tubuh.
3. Sumber zat besi.
4. Menjaga jantung dan tekanan darah.

Mungkin yang lagi hamil sama kayak Saya bisa juga mencoba ^_^


Nikmatnya Trisemester 2


Alhamdulillah, usia dedenya Habib sudah 20 minggu. Subhanallah gerakannya sudah mulai sering (pagi & malam) dan bisa dirasakan dengan rabaan. 

Ini hamil kedua. Jarak kehamilan cukup dekat. Tapi subhanallah menyenangkan. Allah beri banyak kemudahan (beda waktu hamil Habib dulu hiks..). 

Terutama di Trisemester dua ini nyaris tanpa keluhan :). Kecuali encok yang sejak gadis aja sudah encok hehe.

Makan apa aja sekarang enak euy...Nga ada lagi mual & muntah. Alergi bau-bauan sudah lama menghilang. Tidur nyenyak dan dede anteng didalam. Bepergianpun nyaman. Inilah istimewanya trisemster dua, masa ternyaman selama kehamilan.

Dua minggu lalu habis checkup, dokter bilang dede tumbuh dengan sehat. BBnya sudah 300gr.Dan yeayyyy dede insyaallah laki-laki. Kata dokter udah keliatan tunasnya hihi.....

Hmmmm kami memang berharap laki-laki, supaya keliatan seperti anak kembar dengan Habib. Hihiu....

Jauh hari sebelum dede ada, nama insyaallah sudah standby, saking semangatnya punya anak banyak. Jadilah koleksi nama hehe...

#namanya rahasia dulu yah....



Jumat, 26 Mei 2017

Happy Little Soul



Alhamdulillah, setelah berjuang mendapatkan bukunya segera setelah launching (berkat nga sabar) akhirnya selesai dibaca dalam waktu dua hari. 

Dengan syarat tidak dibaca dirumah (klo dirumah mesti adu kekuatan sama Habib yang selalu ngotot mo megang buku apa aja yang sedang dibaca umminya hihu...). 

Baca pas nunggu bus jemputan, baca pas istirahat, baca pas lagi nga ada kerjaan (kerjaan lagi nga ada yang urgent. red) hihi....*korupsi waktu 

Kesimpulan pertama dari Saya pribadi bahwa Mba @retnohening Ibuknya_Kirana, teman main Kirana adalah Ibu yang huebattt....

Beberapa hal berikut yang sudah beliau lakukan dan layak untuk para Ibu tiru ^_^

1. Ibu yang senantiasa belajar untuk sabar dalam menghadapi anak. Baik menghadapinya saat bermasalah (rewel.red) ataupun sabar dalam hal melatih tumbuh kembangnya. 

Terus berusaha menata hati untuk selalu bersikap baik & positif didepan anak. Tidak mudah marah karna hal-hal kecil. Berusaha untuk ikhlas dan mengingat bahwa perjuangan sebagai seorang Ibu adalah Ibadah. Ibu yang mengembalikan segala sesuatu kepada Rabbnya. Ibu yang banyak mengingat Allah kemudian menjadikan istighfar sebagai senjata penenang dikala sabar mulai menghilang.

2. Ibu yang menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak anaknya masih bayi. Membiasakan untuk berdo'a disetiap mengawali kegiatan. Sebagai muslim beliau memperlihatkan dan mengajarkan kegiatan ibadah rutin seperti sholat dan tilawah. 

Mengajarkan tentang empati, bagaimana berbagi, memberi dan memaafkan. Mengajarkan tentang etika yang diawali dengan membiasakan menggunakan kata please, sorry dan thangkyu.

3. Smart mom. Beliau Ibu yang kreatif. Memberikan stimulasi untuk perkembangan Kirana melalui mainan edukatif. 

Jika membeli mainan, beliau menyeleksi kemanan dan manfaat yang akan diberikan dari mainan tersebut. Tidak lupa juga menyeleksi sesuai harga jangan sampai over budget hehe...Beberapa jenis mainan beliau buat sendiri (saya sudah coba eksekusi satu). 

Sejak masih merah Kirana beliau ajak ngobrol, bernyanyi, bercerita dan membacakan buku. Hingga usia tiga tahun Kirana dekat dengan buku.

Hal lain yang juga menarik, mba @retnohening sengaja melibatkan anaknya dalam hal pekerjaan rumah tangga. Seperti menjaga kebersihan dan masak memasak. Dengan catatan memperhatikan keamanan, jangan sampai terjadi kecelakaan.

Kirana juga belajar dari video-video edukatif tentunya dibawah pengawasan mba @retnohening. Ingat ya dibawah pengawasan dan juga selektif.

4. Ibu yang menyadari bahwa dirinya bukanlah Ibu sempurna yang ketika melakukan kesalahan mencoba untuk memaafkan diri sendiri dan berusaha memperbaiki kesalahannya.

Belajar & terus belajar. Meski baperan yang penting moveon. Tidak menuntut anak sempurna.

Mba @retnohening juga pernah merasakan stress dalam menghadapi anaknya (katanya sampai menjambak-jambak diri sendiri didepan Kirana). Tapi akhirnya beliau sadar itu tidak seharusnya beliau lakukan.

5. Ibu yang mendedikasikan waktu dan fikirannya untuk membantu perkembangan anaknya. Memikirkan nilai apa yang ingin ditanamkan, pelajaran apa yang ingin diberikan, mainan apa dan sebagainya secara serius.

6. Ibu yang rendah hati. Diawal buku ini saya sudah merasakan kerendahan hati mba @retnohening. Beliau tidak sedikitpun membanggakan diri atas apa yang dilakukan. Malah selalu merasa jauh dari sempurna. Padahal beliau Ibu yang luar biasa (ini bagi saya pribadi lo ya).

So, mari kita para Ibu mengambil pelajaran dari seorang mba @retnohening, Ibuknya Kirana, temen main Kirana. Happy mom, jadilah Ibu yang bahagia agar anak-anak bahagia dan tumbuh dengan baik.

Semoga bermanfaat, jangan pernah sungkan dalam mencontoh hal-hal baik yang pernah dilakukan orang lain.

Bagi saya nga papa baperan melihat perkembangan anak orang lain asal bapernyafasatabiqul khairat ^_^

Selasa, 16 Mei 2017

Menikah via Taarufan, why not?



Yeayyy 15 Mei kedua terlewati....

2 tahun pernikahan. Alhamdulillah keberkahan demi keberkahan sudah dirasakan. Tiada yang ingin diucap selain bahasa kesyukuran.

Pengen cerita sikit hehe...

Saya dan suami dipertemukan melalui proses taaruf. Beliau teman dari suaminya teman saya dikantor. Dia yang kata teman saya waktu itu baru hijrah, sedang semangat menuntut ilmu agama dan terlihat punya kemauan dalam mengamalkan ilmunya. Sudah tidak merokok dan selalu sholat berjamaah dimesjid.

Rupa-rupanya teman saya ini sudah lama ingin mengenalkan kepada saya, yaaa secara lahiriah terlihat cocok, mungkin karena saya selalu tampil dengan jilbab syar'i serta tepat waktu dalam sholat. Tapi katanya selalu urung mengingat si suami kala itu dalam kondisi belum punya pekerjaan tetap.

Takdir Allah akhirnya niat teman saya tersampaikan. 

Saya tidak bisa pungkiri bahwa lelaki yang selalu sholat berjamaah dimesjid, tidak merokok dan mau menyediakan waktunya untuk menuntut ilmu agama adalah kriteria saya. Meski belum pernah nampak wajah dan belum mapan secara finansial saya bersedia bertaaruf. 

Kebetulan materi memang bukan syarat utama saya dalam mencari jodoh. Riwayat pendidikannya sudah cukup bagi saya sebagai pegangan masa depan. Berpotensi mapan meski mapannya entah kapan hehe...

Tohh Allah tidak akan selamanya membiarkan beliau dalam kesulitan ekonomi ya kenn....

Proses demi proses kami jalani. Bismillah.

Kala itu saya menyerahkan segalanya kepada Allah. Istikharah demi istikharah saya lakukan, memohon pertolongan Allah. Sampai-sampai kantung mata berubah warna jadi hitam karena kurang tidur.

Alhamdulillah semua urusan mudah. Padahal saya maupun suami sama-sama kesulitan dalam finansial. Klo Pertamina dimulai dari NOL. Kami malah dimulai dari MINUS wkwk...

Taaruf sekitar dua minggu langsung dua-duanya Ok. Suami yang waktu itu masih calon terlihat mantap. Saya aja yang kadang mantap kadang nga pengen. Tapi tetep Bismillah.

Februari 2015 taaruf, 15 Mei 2015 akad nikah. 

Alhamdulillah jodoh memang sudah diatur. Dua-duanya tipikal yang tidak sulit beradaptasi. Kami tidak butuh waktu yang lama untuk saling dekat dan jatuh cinta (saya lo ya, nga tau suami kayak mana hehe).

Sekarang sudah dua tahun menikah saya masih belum bisa apa-apa kecuali bersyukur dan bersyukur. Ketika seorang hamba bertawakkal kepada Allah, bersabar menunggu ketetapan Allah, bersabar mentaati Allah, maka Allah akan beri melebihi apa yang kita bayangkan.

Andai Allah suruh pilih siapa yang duluan mengahadapNYA, Aku akan maju duluan. Nga sanggup rasanya hidup tanpa dia (ededeee....). Paginya masih jumpa, siangnya dah rindu lagi. Cem mana la ya kan.....Tak pe lah...yang penting halal & toyyib ^_^

Jadi intinya cuma mau bilang menikah via ta'arufan, why not?

Salah satu cara yang rasulullah ajarkan, sesuai syariat. Insyaallah Allah ridho. Allah berkahi. Allah yang akan karuniakan Sakinah, Mawaddah, Warahmah.

Klo nga percaya, gihh di coba 😀

Kamis, 11 Mei 2017

Pindah Faskes 1 BPJS Kesehatan


Alhamdulillah Ibu berkunjung ke Batam. Sementara menemani cucu dulu. Takdir Allah Ibu sesampai di Batam sakit dan butuh pengobatan yang tidak ringan. Alhamdulillah beliau sudah terdaftar di BPJS Kesehatan.

Tapi kami terkendala dalam hal prosedur pengobatan, mengingat data BPJS Kesehatan Ibu faskes 1 masih alamat domisili di kampung.

Setelah konsultasi langsung ke kantor cabang BPJS Batam by phone, akhirnya tau bahwa Ibu harus pindah faskes ke Batam. Ternyata tidak serumit yang dibayangkan. 

Kami tinggal menyiapkan kartu BPJS Kesehatan Ibu yang asli, surat keterangan domisili sementara di Batam dari rt/rw setempat (fotokopi), KTP (fotokopi).

Datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan Batam, ambil nomer antrian customer service, isi formulir pindah faskes dan setelah nomer antrian dipanggil serahkan berkas-berkas.

Pihak CS akan memproses hingga beliau mencetak kartu BPJS Kesehatan yang dengan alamat faskes yang baru (faskes terdekat dari alamat domisili). Setelah itu ucapkan terimakasih lalu pulang deh...hehe...

Gampangkan? 
Yang penting datangnya pagi biar nga dapat nomer antrian besar ^_^

Minggu, 07 Mei 2017

Pizza Homemade


Kali ini insyaallah saya coba membagi apa yang saya dapat tentang cara membuat pizza homemade yang tak kalah enak, terjamin (sehat, bersih & halal), serta hemat (ini yang penting hehe).

Cara membuat pizza homemade by Ummah Kitchen (@Iin Pangabean).

Peralatan:

1. Loyang pizza.
2. Sarung tangan plastik.
3. Wadah tepung.
4. Oven.
5. Pemotong pizza.
6. Sendok makan.
7. Panci kecil.

Bahan dough (roti pizza) untuk 7 loyang pizza (loyang diameter 25cm):

1. 720gr tepung protein tinggi.
2. 300ml susu cair full cream.
3. 200gr butter/margarine.
4. 16gr yiest/ragi instan.
5. 200gr gula icing.
6. 2 butir telur.

Bahan toping:

Oregano, Mozarella, Paprika, Saos tomat/cabai, Bawang Bombay, Jagung, Jamur kancing, daging/ayam/tuna/sosis, dll sesuai selera.

Cara Buat:

1. Dengan menggunakan panci lelehkan margarine diatas kompor.

2. Angkat kemudian masukkan secara berurut susu cair, gula icing, telur, yiest.

3. Aduk perlahan hingga gula larut kemudian diamkan hingga yiest mengembang (sekitar 10 menit).

4. Siapkan 720gr tepung dan masukkan ke dalam wadah tepung yang sudah disediakan sebelumnya.

5. Setelah larutan margarine dan bahan lainnya mengembang, masukkan ke dalam wadah tepung. Kemudian uleni hingga kalis (Adonan terlihat lembek & tidak lengket).

6. Siapkan 7 buah loyang yang masing-masing loyang ditaburi sedikit terigu. 

7. Adonan yang sudah kalis dibagi menjadi 7, bulatkan dan letakkan masing-masing satu bulatan desetiap satu loyang.

8. Diamkan selama 1 jam (mengembang 2x lipat).

9. Setelah adonan mengembang, pipihkan dengan baik hingga seluruh permukaan loyang tertutup semua.

10. Oleskan saos tomat/cabe (sesuai selera) lalu taburkan topping (sesuai selera).

11. Panggang dalam oven suhu 160 derajat hingga matang sempurna (20 hingga 30 menit).

12. Setelah matang silahkan dipotong. Bisa juga dioleskan mayonize (sesuai selera). Pindahkan ke wadah lain dan pizza homemade siap santap.


Demikian, selamat mencoba dan semoga sukses yah....^_^



Selasa, 02 Mei 2017

Bagaimana Berempati



Suatu ketika saat pulang kampung Batam-Payakumbuh. Beli oleh-oleh yang ternyata golongan coklat, keripik dan kacang-kacangan semua.

Sesampai dirumah banyak yang bahagia. Semua kebagian. Kecuali satu orang.

Ibu bilang "Kenapa bawa yang keras-keras semua? Abahmu sudah tidak punya gigi...." 

Rasa bersalah menjalari relung hatiku. Sejauh inikah Aku dengan Abah. Hingga tidak "ngeh" kalau beliau sudah tidak punya gigi?. 

Tanpa bisa ku bantah bahwa saat itu Aku melupakan & tidak memikirkannya 😢

Mungkin ini yang disebut tidak care, tidak ada empati sebab sebelumnya Aku sudah tau gigi Abah sudah mulai rontok. 

Hal sederhana yang pasti menyedihkan buat Abah. Sebagai manusia biasa  hampir semua kita mengharapkan sebuah empati , terutama dari orang-orang yang kita sayang.

Tanpa meminta dibelikan oleh-oleh yang bertekstur lembut, harusnya Aku berempati kepada Abah. Sebagai anak Aku merasa berdosa. Sejak saat itu Aku selalu belikan bolu khusus untuk Abah jika hendak pulang kampung 😀😀

Bagiku itulah yang disebut empati alias care. Datang tanpa dipanggil. Memberi tanpa diminta. Ingat tanpa diingatkan.

Ini hanyalah salah satu contoh kasus. Banyak lagi yang lainnya. Bisa jadi memberikan kursi yang sedang diduduki untuk ibu hamil yang tidak kebagian tempat duduk diatas bus. Bisa berupa uluran beberapa lembar rupiah saat teman ketinggalan dompet atau mungkin kehilangan. Dan lain sebagainya.

Selamat belajar untuk menumbuhkan sifat mudah berempati. Sebelum empati kepada orang lain, keluarga lebih dulu berhak mendapatkan empati kita. 

Selamat belajar, terutama untuk diri saya sendiri.

Kamis, 27 April 2017

Ice Cream Sehat


Alhamdulillah dapat ilmu baru lagi dari RKI (Rumah Keluarga Indonesia) Batam Kota 

Jum'at lalu dalam rangka kegiatan rutin karyawati, kami mengundang tim RKI untuk bisa membagi ilmu tentang pembuatan ice cream sehat.

Tujuannya tidak lain dalam rangka melindungi dan memberikan yang terbaik untuk keluarga (Ehm), terutama untuk anak-anak tercinta. 

Ice cream adalah salah satu makanan favorite sebagian besar anak-anak, bahkan kita dewasapun menggemari ice cream. Selain terjamin kesehatan & kehalalannya ice cream sehat jelas jauh lebih hemat. 

Dan pengerjaannya pun dijamin sangat simple, gampang untuk kita praktekkan dirumah masing-masing.

Nah berikut saya share ilmu yang sudah didapat. Selamat menyimak untuk kemudian dieksekusi yahh...

Bahan
1. Tepung wippy cream 200gr.
2. Satu kaleng susu kental manis (putih).
3. Susu UHT 1000ml (putih) dalam kondisi setengah beku.
4. Pewarna.

Alat
1. Wadah seperlunya.
2. Mixer.
3. Sendok.
4. Cup ice cream atau wadah lain untuk penyimpanan ice cream.

Langkah-langkah.
1. Siapkan wadah sesuai kebutuhan.
2. Masukkan susu UHT 1000ml dalam kondisi setengah beku ke dalam wadah.
2. Tambahkan susu kental manis 1 kaleng (habiskan).
3. Aduk adonan ice cream dengan memakai mixer (kecepatan maksimal) selama 15 menit.
4. Sambil proses mengaduk berjalan masukkan tepung wippy cream perlahan lahan sebanyak 200gr.
5. Setelah 15 menit hentikan adukan. Perlu diketahui proses adukan yang terlalu lama akan membuat adonan menjadi sangat encer.
6. Pisahkan adonan yang ingin dikreasikan dengan warna-warni ke beberapa wadah.
7. Warnai adonan dengan memakai pewarna makanan secukupnya. Aduk adonan yang diwarnai hingga merata.
8. Adonan siap dimasukkan ke cup ice cream sesuai selera warna-warni yang diinginkan.
9. Setelah dimasukkan ke cup, masukkan ke freezer beberapa jam hingga ice cream siap untuk dinikmati.
10. Silahkan menikmati ice cream bersama keluarga tercinta.

Sebagai catatan ice cream sehat ini tidak hanya bisa dikreasikan dengan warna, tetapi juga dengan buah seperti durian, alpukat dsb.


Selamat mencoba, semoga sukses yah ^_^

Rabu, 26 April 2017

Daya Tarik KIRANA_nya mba @retnohening


Tiba-tiba saya antusias sekali ingin memiliki buku Happy Little Soul karangan mba @retnohening.

Sebuah buku yang sepertinya menceritakan seorang ibuk_nya KIRANA, temen main_nya KIRANA, Si bocah kecil yang masih 3 tahunan tetapi mampu memiliki follower IG @retnohening per hari ini mencapai 689K.

Saya menebak isi bukunya ini menceritakan bagaimana cara sang Ibuk sehari-hari menemani kembang tumbuh KIRANA dengan cara yang menurut saya sangat kreatif & edukatif sehingga KIRANA tumbuh menjadi balita cerdas, polos dan sangat menarik.

Saya sudah menjadi follower IG nya hampir satu tahun belakangan. Persis saat menunggu kelahiran Habib.

Saya tertarik dengan KIRANA. Video demi video saya ikuti, tak jarang saya cekikikan sendiri melihat tingkahnya KIRANA. Mimik wajahnya yang benar-benar menggemaskan. Pernyataan-pernyataan polos namun cerdas.

Dan senyumnya itu lho....Maasyaallah...

Beberapa kelucuan yang masih saya ingat karna saya gemes dengan jawabannya. Kira-kira seperti dibawah ini.

Disebuah video Ibuk nanya "Kirana, boong itu yang kayak mana sii....."

Kirana jawab "Ayah, Ayah kentut ya? Ayah bilang iya, sorry....itu nga bohong... "

"Ayah, Ayah kentut ya? Ayah bilang engga...itu bohong...."

Tambah lucu lagi dengan mimik wajahnya yang entahlah menggemaskan sekali.

Atau divideo lainnya Ibuk bertanya "Kirana, Kirana klo sudah besar mo ngapain?"

Dengan sangat antusias Kirana menjawab "Kalau sudah besar Kirana mau ambil tissue di atas kulkas....."

Lihatlah betapa polosnya jawaban Kirana.

Atau video lain memperlihatkan kegembiraan Kirana saat diajarkan bermain games maghnet yang menggunakan penggaris dan sobekan-sobekan kertas.

Itu looo kita dulu SD baru tau yang begituan. Sebuah penggaris digosok-gosokkan ke rambut kemudian di dekatkan ke arah sobekan-sobekan kertas. Dan kertas akan bergerak karna daya tarik maghnet.

Saya melihat mba @retnohening seorang Ibu yang cerdas dan kreatif dalam mendampingi tumbuh kembang anaknya. Stimulasi yang diberikan ke Kirana edukatif semua.

Banyak anak-anak sekarang yang pintar bicara alias bijak tapi terlalu cepat dewasa. Berbeda dengan Kirana. Dia tumbuh cerdas, kreatif dan sangat polos sebagaimana mestinya anak-anak.

Dan akhir maret via IG saya mendapat informasi tentang penerbitan buku Happy Little Soul oleh Gagas Media. Beberapa toko buku ditunjuk untuk partner pembukaan PO dari tgl 1-10 April.

Tanggal 1 April langsung saya hubungi no kontak toko buku yang melayani PO buku Happy Little Soul. Slowrespon. Malam baru dibalas. Eh eeehh katanya maaf quota sudah habis, intinya saya sudah nga kebagian PO. Padahal masih tanggal 1 April loo(Hiks). Kebayang kan antusiasme para follower Kirana.

Akhirnya bersabar menunggu di toko buku. Beberapa toko buku di Jawa kabarnya sudah ada, tapi Batam kayaknya belum (Belum cek). Tapi ternyata Saya nga sabar sebab di IG berseliweran pada pamer buku itu. 

Akhirnya iseng searching via shopee. Dan horeeee dapat dengan harga nga jauh beda sama PO trus gratis ongkir lagi. Kebetulan shopee lagi promo gratis ongkir min belanja 70rb. Padahal biasanya minimal belanja 120rb. Alhamdulillah rezeki anak sholehah yang sabar wkwk. 

Yeay sekarang lagi nunggu buku ceritanya . Penasaran banget sama isinya. Trik-trik parenting ala mba @retnohening yang nantinya bisa dicontoh ^_^

Ya nga papa lah. Yang penting ketemu sm bukunya hehe...

Selasa, 25 April 2017

Nga Pacaran Nga Nikah? HOAX



26 Rajab 1438 H passs 2 tahun pernikahan kami. Alhamdulillah....berasa baru kemaren ijab kabul eh sekarang udah mau punya dua anak aja. Cepet yah wkwk...

Hmmm mo ngeluarin uneg-uneg sikit....heheh

Saya menikah diusia 28 thn. Sempat ngerasain yang namanya dinyinyirin. Ditanya-tanya. Di bully. Dihati nyesss tapi harus tetap keliatan stay cool.

"Gimana mo nikah, pacaran aja nga pernah...." (owhhh....)

"Gimana mo nikah, sama laki-laki aja takut..  " (Hellooo hehe..)

"Teman-temanmu ada yang cowok kan..." (Ya Ada laa...)

"Banyak-banyak senyum, gaya-gaya sikit biar ada yang suka...." (Tampil apa adanya lebih baik...)

etc.. 

Hmmm gimana ya buat ngejelasin klo pernyataan diatas itu semua menyesatkan hehehe.. 

Bagi sebagian orang mungkin memang sulit untuk memahami tentang prinsip seseorang yang memegang teguh ajaran agama (red. islam). Atau ini bukti klo dakwah islam mesti digenjot lagi...

Tidak pacaran bukan sesuatu yang memalukan. Malah sebuah kemuliaan. Sebab dalam Al-Quran Allah memerintahkan baik laki-laki maupun wanita agar menjaga pandangan mereka dari yang tidak halal, agar tidak mendekati zina. Nah pacaran kan jelas melanggar kedua hal tersebut.

Bagi perempuan, tidak pacaran dan menjaga diri dari hubungan yang belum halal adalah sebuah upaya menjaga izzah alias kehormatan diri.

Menjadi kertas putih hingga tiba masanya seorang lelaki halal dibolehkan untuk corat-coret dikertasnya.

Semakin terjaga seorang wanita, semakin dia terhormat. Kalau dimata manusia tidak, yang pasti dimata Allah jelas dia mulia. 

Memang, manusia memandang sesuai ilmu pengetahuannya. Jadi wajar klo ada yang memandang tidak pacaran itu sebuah aib atau pacaran itu keren. Mungkin beliau belum mengetahui.  

Trus, tidak sedikit juga yang percaya klo untuk mendapatkan jodoh itu harus pacaran. Nga pacaran Nga nikah. Jelas banget ini Hoax.

Buktinya banyak diluar sana mereka yang nga pacaran sebelumnya tapi malah berjodoh. Nah Saya salah satunya (tersipu).

Jodoh sudah tertulis dilauh mahfuz 50 ribu tahun sebelum bumi ini diciptakan (klo nga salah begitu dalam islam. Klo salah mohon dikoreksi yaa..).

Jadi, nga usah risau. Tunggu aja sampai waktu yang telah ditentukan jodoh akan datang dengan cara yang indah. Bersabar. Dan kelak nikmati manisnya buah kesabaran. Bahkan tak jarang Allah memberi melebihi apa yang kita inginkan.

Lah jadi nga usah ada usaha? Ya harus tetap usaha dong. Tapi dengan cara yang dibolehkan oleh syariat agama. Tidak keluar dari koridor yang telah Allah tentukan. Apa aja? Nah yuuk belajar lebih banyak lagi. Biar tau apa aja cara yang diajarkan Rasulullah untuk menemukan jodoh.

Apa boleh lewat pacaran? Ya jelas nga boleh.
Kenapa? Yukk dipelajari lagi. Ngelmu dan ngelmu....

Nga pernah pacaran trus tiba-tiba nikah, gimana tuh?

Sesuatu yang dilakukan karna mengharap ridho Allah, sesuai dengan petunjuk Allah akan mendapatkan barokah dari Allah. Nga usah khawatir. Klo barokah sudah ditangan, yang nga cinta jadi cinta. Cinta mati malah heheh...

Tiap hari terjatuh-jatuh cinta. Cintanya awet karna yang maha memiliki cinta yang mengaruniakannya.

Saya telah membuktikan klo nga pacaran jodoh tetep datang. Jika memang Allah sudah mentakdirkan, tidak ada yang bisa menolaknya. 

Kemudian barokah itulah yang mendatangkan kebahagiaan.

Pada akhirnya pasti bersyukur telah memberikan yang terbaik untuk dia yang memang ditakdirkan menjadi pendamping hidup tanpa ada kisah-kasih pendahuluan. Berkat pertolongan Allah tentunya....

So bagi yang sudah berniat untuk menjaga diri hingga halal jangan lupa berdoa yah...semoga Allah beri kekuatan untuk istiqomah. Karna ujian-ujian itu pasti datang. Adaaa aja yang PDKT wkwk...

Bagi yang belum paham kenapa mesti menjauhi pacaran, Yukk belajar agama lebih dalam lagi. Biar nga hanya why? why?. Tidak mau karna belum paham. Belum paham karena tidak tahu.

Bagi yang sudah terlanjur basah, jangan mandi sekalian yah. Masih ada matahari yang bisa mengeringkan. Ampunan Allah maha luas, seluas kasih sayangNYA.

Semangat!!!
Fastabiqul khairat. 




























Selasa, 18 April 2017

Pemicu, Gejala Dan Pencegahan Serta Pengobatan Alami Kanker


Jum'at lalu kantor kami kedatangan tamu dari tim YIKI (Yayasan Informasi Kanker Indonesia) cabang Batam. Alhamdulillah mereka melakukan penyuluhan dengan berbagi banyak informasi seputar kanker (pemicu, gejala dan pencegahannya).

Kami disuguhkan beberapa ilmu tentang:

1. Pengertian dan faktor pemicu kanker & tumor.
2. Gejala-gejala dan cara mendeteksi (pemeriksaan) kanker prostat, paru-paru, payudara dan rahim (servix).
3. Cara pencegahan yang sehat dan hemat untuk terhindar dari kanker.

Satu persatu akan saya coba uraikan kembali. Semoga bermanfaat yah...

Dimulai dari tumor. Tumor disebut dengan pembengkakan. Tumor ini terdiri dari dua jenis yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak jika tidak segera ditangani bisa beresiko tumbuh menjadi tumor ganas yang disebut dengan kanker (cancer).

Beberapa faktor pemicu kanker diantaranya sebagai berikut:

1. Genetik/Keturunan

Keturunan yang memiliki riwayat penderita kanker memiliki resiko untuk terkena kanker juga. Terutama biasanya di turunkan lewat konsumsi ASI oleh anak kepada Ibu yang terkena kanker. Akan tetapi kanker tidak menular.

2. Faktor Kimia/Fisika

Reaksi-reaksi kimia yang berinteraksi dengan tubuh dapat menjadi pemicu tumbuhnya kanker.
Contoh yang paling dekat adalah asap rokok yang bisa memicu kanker paru-paru.

Atau bisa juga pemakaian pembalut oleh wanita, dimana bahan pembalut tidak terbuat dari kapas melainkan dari kertas atau kayu. Dimana pihak produsen biasanya menambahkan zat pemutih (dioksin) agar tampilan sama seperti bahan kapas.

Adapun cara menguji apakah pembalut yang anda gunakan terbuat dari bahan kapas atau kertas adalah dengan cara berikut ini:

- cara pertama.
Ambil sedikit bagian isi pembalut anda. Celupkan ke dalam air putih. Lalu perhatikan apakah air menjadi berobah warna atau tidak. Jika Ya, berarti pembalut tersebut terbuat dari bahan kertas sehingga tidak baik digunakan.

- cara kedua
Jika setelah dicelupkan dan air tidak berobah warna, Anda lanjut ke langkah ke dua. Bahan pembalut yang sudah dicelupkan ditarik-tarik. Apabila mudah sobek, itu tanda bahannya terbuat dari kertas. Karna kapas sangat sulit untuk disobek terumata dalam kondisi basah.

- cara ketiga
Agar semakin yakin lakukan langkah ke tiga. Ambil lagi bagian isi pembalut Anda dan bakar. Pembalut yang terbuat dari bahan kapas tidak akan gosong (tidak menghasilkan abu hitam yang halus) tetapi menyisakan sisa pembakaran seperti pasir yang bertekstur kasar saat disentuh. Adapun pembalut dari bahan kertas akan gosong dan menyisakan abu yang jika disentuh terasa lembut.

Demikian cara-cara yang bisa Anda coba untuk memastikan apakah pembalut yang Anda pakai selama ini aman (terbuat dari bahan kapas) atau tidak.

Adapun reaksi fisika salah satu contoh adalah menggunakan handphone (untuk nelfon) pada saat di charge. Jika Anda ingin menggunakan handphone usahakan tidak dalam kondisi di charge. Karna radiasi handphone pada saat dicharge meningkat sangat tinggi.

3. Makanan dan Minuman.

Faktor selanjutnya adalah mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat terutama yang mengandung carsinogen (bahan pengawet) dalam frekuensi yang sering (menjadi kebiasaan sehari hari).

Begitu juga minuman-minuman yang mengandung pemanis dan pewarna buatan. Atau yang mengandung MSG dalam jumlah yang banyak.

Sebaiknya makanan-makanan ini dihindari.

4. Cara pengolahan & penyajian makanan yang salah.

Contoh konkrit yang sering dilakukan oleh Ibu-Ibu Rumah Tangga adalah memanaskan nasi di dalam rice cooker lebih dari 24 jam. Bahkan sampai nasi telah berwarna KUNING. Nasi yang telah berobah warna ini sudah mengandung bakteri dan jangan lagi di konsumsi.

Kadang karna merasa sayang, sebagian Ibu-ibu yang cukup kreatif malah memasaknya lagi menjadi nasi goreng dan dikonsumsi oleh anak-anaknya.

Atau kebiasaan lain yang cukup membahayakan adalah menggunakan minyak goreng secara berulang hingga berwarna hitam. Maksimal penggunaan minyak goreng adalah dua sampai dengan tiga kali penggorengan.

Berikut beberapa jenis kanker.

1. Kanker prostat
Kondisi dimana tumbuhnya tumor pada kelenjar prostat dan khususnya ini ditemukan pada pria.

Faktor-faktor pemicu kanker prostat:

a. Faktor ras seperti negroid.
b. Saat bekerja terlalu banyak duduk.
c. Sering mengangkat beban berat.
d. Konsumsi alkohol secara berlebihan.
e. Menahan hasrat bagi yang telah berkeluarga.

Gejala awal kanker prostat:

- Susah buang air kecil atau terlalu sering buang air kecil.
- Buang air kecil tidak tuntas atau masih menetes netes.
- Adanya darah bercampur air seni (hematuria).
- Sering sakit dibawah perut (seperti sakit perut), sakit dibawah punggung dan sering sakit dipergelangan paha.

2. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru adalah kanker yang paling sering menyerang laki-laki. Pria lebih beresiko dibanding wanita. Dan asap rokok adalah penyebab utama kanker paru-paru.

Faktor-faktor kanker paru-paru:

a. Perokok aktif dan perokok pasif.
b. Polusi udara.
c. Terhirup bahan kimia yang mengandung carsinogen seperti asbes, nikel, batu bara, silika dan arsenik.
d. Riwayat keluarga yang terkena kanker paru-paru.

Gejala awal kanker paru-paru:

- Batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah hingga batuk berdarah.
- Mengalami sesak nafas dan nyeri di dada.
- Mengalami kelelahan tanpa alasan.
- Berat tubuh menurun.
- Kesulitan menelan atau sakit saat menelan sesuatu.

3. Kanker rahim

Serviks
Adalah kanker yang muncul pada leher rahim.

Wanita yang beresiko kanker serviks:

a. Sering gonta ganti pasangan dalam berhubungan seks.
b. Melakukan seks bebas.
c. Melakukan seks dibawah 16 tahun (menikah dini).
d. Wanita yang tidak menjaga kebersihan alat kelamin. Sebaiknya wanita mengganti pakaian dalam apabila sudah dalam kondisi lembab karna mengundang adanya bakteri. Dan rutin merapikan bulu kemaluan jangan sampai panjangnya melebihi 3cm.

Kanker Endometrum
Adalah kanker yang muncul di badan rahim.

Faktor-faktor:

a. Wanita yang tidak pernah melahirkan.
b. Wanita yang terlalu sering melahirkan (satu tahun satu).
c. Wanita yang sudah monopouse tapi mengalami pendarahan.
d. Wanita yang belum monopouse tapi mengalami pendarahan diluar siklus mensturasi.

Kanker Ovarium
Adalah kanker yang muncul di indung telur.

Faktor pemicu:

a. Penggunaan alat kontrasepsi pil KB lebih dari 5 tahun.
b. Tumbuhnya tumor di indung telur (ovarium) nama tumornya miom (daging tumbuh) dan kista (gelembung berupa cairan darah dan nanah).

Gejala awal pada kanker rahim:

- Keputihan terus menerus.
- Iritasi disekitar alat kelamin.
- Cairan yang keluar tanpa henti dari vagina dengan bau dan berwarna merah muda, pucat coklat atau mengandung darah.

4. Kanker Payudara

Faktor pemicu:

a. Wanita yang habis melahirkan tetapi tidak mau menyusui.
b. Wanita yang mau meyusui hanya dengan sebelah payudara.
c. Obesitas (kegemukan).
d. Pengaruh genetika (keturunan).

Gejala awal:

- Benjolan di payudara.
- Adanya bintik-bintik dan kutil-kutil dikulit payudara.
- Rasa gatal yang amat sangat dibagian kulit payudara atau bagian dalam payudara.
- Pendarahan pada puting payudara dan keluar cairan berwarna coklat.

Pemeriksaan payudara

1. Mammografi
2. Skema Sadari (Sadar Memeriksa payudara sendiri)

Mammografi dapat dilakukan di rumah sakit. Dan skema sadari bisa dilakukan sendiri dirumah. Adapun langkah-langkah sadari sebagai berikut:

1*       Periksa payudara Anda ketika mandi.
2*     Lanjutkan pemeriksaan payudara di depan cermin dengan lengan diangkat ke atas atau posisi berkacak pinggang. Periksa apakah bengkak kemerahan atau ada perubahan dikedua payudara.
3*     Tekan perlahan-lahan payudara untuk mencari benjolan dimulai dari tengah melingkar keluar.
4*      Berbaring dan ulangi pemeriksaan.
5*       Lihat puting (pencet dengan kuat) apakah ada keluar cairan.

Pencegahan Dan Pengobatan Kanker secara Alami.

Cara menghindari kanker dan tumor
1.       Lakukan pola makan yang sehat dan teratur.
2.       Konsumsi makanan yang berserat tinggi seperti buah dan sayur.
3.       Hindari makanan yang berlemak tinggi seperti daging.
4.       Hindari makanan yang mengandung zat carsinogen.
5.       Lakukan olahraga secara teratur.

Pencegahan dari dalam
Cara menghindari kanker dan tumor secara alami.
Mengkonsumsi tumbuhan alami yang mengandung zat anti kanker atau RIP (Ribosom Inacting Protein).

Fungsi RIP (Zat Anti Kanker)
a.       Memblokir pertumbuhan sel kanker.
b.      Menonaktifkan perkembangan sel kanker.
c.       Mematikan sel kanker sampai ke akarnya tanpa merusak jaringan sel normal disekitarnya.

Beberapa tumbuhan yang mengandung RIP tertinggi adalah sebagai beriku ini:
1      1. Temu Putih. Mengandung 95% RIP.
 
 Cara pengolahan
Temu putih yang sudah berbunga merah dipanen. Kemudian isinya yang berupa umbi (seperti kunyit tapi berwarna putih) dikupas dan diambil umbi bagian dalamnya saja yang bertektur keras. Bagian lainnya tidak mengandung RIP. Diiris tipis-tipis kemudian dijemur dan tidak boleh terkena langsung cahaya matahari. Setelah kering ditumbuk (dihaluskan) hingga menjadi bubuk. Simpan di toples atau wadah yang bersih.

Cara mengkonsumsi
Untuk pencegahan dari kanker untuk beberapa tahun kedepan silahkan konsumsi 1 sendok teh bubuk temu putih dicampur dengan segelas air dan diminum satu kali sehari rutin setiap hari selama tiga bulan.

Untuk pengobatan silahkan konsumsi 1 sendok teh bubuk temu putih dicampur dengan segelas air dan diminum tiga kali sehari rutin setiap hari sampai sembuh.

Khasiat lain temu putih:
1.       Mengatasi stress dan kecemasan
2.       Menghilangkan bau mulut
3.     Anti inflamasi atau anti peradangan dan pembengkakan seperti bisul, sakit gigi, radang selaput lender dan demam
4.       Mengatasi cacingan, wasir dan ambeien
5.       Rematik, pegal linu dan asam urat
6.       Diabetes
7.       Melancarkan pencernaan, nyeri lambung dan maag
8.       Meringankan nyeri haid dan melancarkan haid
9.       Keputihan
10.   Mengobati luka memar dan penawar racun dari hewan berbisa seperti ular, kalajengking dan tawon
11.   Meringankan penyakit pada saluran pernafasan seperti TBC, Asma dan Sinusitis
12.   Melancarkan peredaran darah
13.   Meningkatkan kesuburan
14.   Meningkatkan stamina
15.   Lemah syahwat pada pria dan meningkatkan vitalitas

Sekedar informasi  YIKI (Yayasan Informasi Kanker Indonesia) menyediakan temu putih yang sudah berbentuk kapsul dengan cangkang yang terbuat dari rumput laut. Temu putih dibudidayakan oleh YIKI dan diolah untuk kemudian bisa dijual kepada masyarakat yang membutuhkan.

2       2. Sirsak. Mengandung 35% RIP

Cara pengolahan
Juz sirsak tanpa air, gula dan susu. Atau jika tidak ada buahnya ambil 7 lembar daun sirsak kemudian rebus dengan 250ml air sampai mendidih. Baik juz ataupun air rebusan daun sirsak diminum satu kali sehari rutin selama setahun untuk pencegahan dan tiga kali sehari untuk pengobatan.


3      3. Buah mengkudu. Mengandung 50% RIP

      Cara pengolahan
Juz buah mengkudu tanpa air, gula dan susu. Minum satu kali sehari rutin selama enam bulan untuk pencegahan dan tiga kali sehari untuk pengobatan.




Demikian sedikit ringkasan tentang Penyuluhan dari YIKI (Yayasan Informasi Kanker Indonesia) di PT. SEMEN BOSOWA INDONESIA, Batam.

Semoga Bermanfaat ^_^

Jum'at, 7 April 2017