ke-YAKIN-an

Rabu, 26 Juli 2017

ke-YAKIN-an


Saya sering bertanya kepada suami "Apakah uda takut....".

Alhamdulillah jawabnya "Tidak, saya sudah terbiasa hidup susah..."

Hihi saya senyum-senyum, agak gimana gitu. Jawabannya ambigu. Antara meyakinkan dengan tersinggung 😂

Percakapan diatas tentang ke-yakin-an akan rezeki. Banyak yang menyayangkan sebuah keputusan yang akan kami ambil (padahal masih akan....).

Melepaskan yang pasti dan bergantung pada ketidakpastian demi anak hiwhiw.

"yakin mo resign? kan udah permanen..."
"suamimu kan masih kontrak....bla bla..."

Yakin bahwa Allah sang maha pemberi rezeki. Selagi nyawa masih dikandung badan rezeki akan hadir menghampiri setiap jengkal ikhtiar yang telah diusahakan.

Sebagaimana kisah cicak-cicak didinding, datang seekor nyamuk langsung ditangkap. Nyamuk yang begitu lincah bisa ditangkap oleh cicak. Lewat takdir ia DIDATANGKAN.

Dan anak adalah harta paling berharga. Adakah yang lebih berharga dari anak?. Demi anak. Demi anak. Demi anak agar bisa dibersamai Ibunya sepanjang waktu.

Selamat beraktifitas 😊


2 komentar :