Puisi "Jarak"

Kamis, 18 Desember 2014

Puisi "Jarak"


Tak terhitung lagi berapa meter,
Jika harus memang mengukur jarak.
Tidak ingin tau lagi jumblahnya detik,
Bila itu tentang waktu.

Tapi,
Angin bisikkan bahwa
Detik, meter.
Itu tidak ada.

Katanya pejamkan saja mata.
Hirup lalu rasakan...

uhhhhh....
Tidak pernah ada jarak,
Karena ia ada disini.
Dihati.

Batam, 07 Desember 2013

0 komentar :

Posting Komentar