Puisi "Tinggalkanlah Saja"
Jika memang sedang menanti.
Tinggalkan sajalah harapan.
Supaya utuh kau rasa nikmatnya kejutan.
Akan bergetar-getar jiwamu.
Terharu.
Menggenang-genang air matamu.
Terharu.
Nafas sedikit berpacu.
Naik turun dadamu, waktu itu kau terharu.
Ahhh....sudahlah...
Jujur saja tak pandai.
Bila harus ku uraikan rasa nikmat itu padamu.
Sekali lagi ku katakan,
Tinggalkan sajalah harapan.
Jika memang sedang menanti.
Akan utuh kau rasa nikmatnya.
Batam, 03 Agustus 2015
Tinggalkan sajalah harapan.
Supaya utuh kau rasa nikmatnya kejutan.
Akan bergetar-getar jiwamu.
Terharu.
Menggenang-genang air matamu.
Terharu.
Nafas sedikit berpacu.
Naik turun dadamu, waktu itu kau terharu.
Ahhh....sudahlah...
Jujur saja tak pandai.
Bila harus ku uraikan rasa nikmat itu padamu.
Sekali lagi ku katakan,
Tinggalkan sajalah harapan.
Jika memang sedang menanti.
Akan utuh kau rasa nikmatnya.
Batam, 03 Agustus 2015

0 komentar :
Posting Komentar